Header Ads

JKT48 LOVES TOKYO – 01 Luxury

JKT48 memperkenalkan sisi menarik dari Kota Tokyo dalam acara「TOKYO-TRIP LUXURY or ORDINARY」dengan 2 tema yang berbeda LUXURY dan ORDINARY.
Kali ini pengalaman yang member rasakan dalam acara tersebut kami sampaikan dalam Artikel Special di Tourist Note JAPAN.
Pada artikel「01 Luxury」ini Ve Shania Shani dan Desy akan memperkenalkan cara menikmati kemewahan Tokyo.

Kimono & Becak in ASAKUSA By Shania dan Shani

Menyewa kimono di Kimono Rental Wargo Asakusa, Kemudian naik becak Jidaiya berkeliling Asakusa.
Shania:
Semua tau Asakusa kan? Daerah di Tokyo yang suasananya Jepang banget. Dimana kamu bisa jalan2 cantik dengan pakai kimono dan menikmati jalanan Tokyo dulu. Berasa cewek Jepang banget. Nyewa kimono udah gitu bisa minta didandanin juga rambutnya. Abis jalan-jalan naik becak yang ditarik oleh tenaga manusia.
Buset itu lucu banget abangnya berotot gitu kan. Dia semangat banget. Bisa jalan-jalan pakai kimono naik becak di Asakusa dan foto di depan Tokyo Skytree!

Shani:
Yang pertama kali terfikir saat pertama kali sampai adalah, Asakusa lebih terlihat tradisional. Perbedaan yang cukup terlihat jelas dari suasana dan bangunannya. Pertama-tama aku dan kak shania mengujungi tempat penyewaan kimono. Dan ternyata disini juga ada penjaga toko yang berasal dari Indonesia jadi aku gak perlu bingung lagi deh untuk berkomunikasi! Disini aku bisa memilih kimononya sendiri sambil mix and match dengan tas dan sandalnya. Warna yang aku pilih adalah warna biru dengan motif bunga.
Gak perlu merasa bingung memakainya karna disini kita dibantu oleh orang yang sudah profesional me-makaikan baju kinomo.
Setelah berganti, aku juga memilih aksesoris rambut untuk baju kimono ini. Aku memilih aksesoris rambut berwarna pink muda yang aku rasa cocok sama bajunya.
Setelah memakai baju kimono kita berkeliling Asakusa. Awalnya sedikit malu dan tidak terbiasa, tapi lama-lama jadi terbiasa karna orang disini juga banyak yang berkeliling menggunakan kimono, jadi gak usah malu lagi deh!
Saat kelililing tiba-tiba aku dan kak Shania melihat becak Jepang. Akhirnya aku dan kak shania naik becak itu dan uniknya becak itu ditarik oleh seorang laki-laki. Sedikit deg-degan awalnya tapi ternyata orang itu san-gat kuat dan semangat! Sembari berkeliling kami berhenti di beberapa tempat dan diberi informasi oleh penarik becaknya. Dan kami juga bisa melihat Tokyo Sky Tree dari dekat, tak lupa juga kami berfoto di de-pan Tokyo Sky Tree
Rental Kimono

Kabuki-za & Lunch in GINZA By Shania dan Shani

Kami mengunjungi Kabuki-za di Ginza dan Makan siang Tempura di Tempura Kondo.
Shani:
Yap! Kabuki adalah seni theater khas kebudayaan Jepang dengan mengenakan kostum yang mewah dan meke up yang mencolok.
Pastinya pergi ke Jepang juga ingin mempelajari hal-hal tradisionalnya. Terlihat dari Gedung theater nya saja sudah sangat tradisional dan kabarnya Gedung ini sudah berdiri lebih dari 100 tahun lho!
Tapi mungkin saat ini bukan saat yang tepat untuk aku dan Kak Shania nonton Kabuki. Karna saat kami sampai Gedung Theaternya pertunjukan Kabuki sudah dimulai. Pertunjukan Kabuki sehari dilakukan sebanyak 3x yaitu pukul 11.00 2.45 dan 06.15.
Walaupun tidak bisa menonton aku dan kak Shania tetap senang karna di Gedung Theater ini juga menjual berbagai macam oleh-oleh. Tempatnya juga tidak jauh! Tinggal turun 1 lantai dari pintu utama.
Sesampainya kami langsung keliling dan berniat untuk membeli berbagai makanan. Salah satunya adalah mochi. Hmm rasanya sangat kenyal dan enak jadi tanpa menunggu lama kami langsung membelinya. Tak hanya makanan disini juga menjual berbagai macam souvenir yang kebanyakan gambar design souvenir tersebut adalah Kabuki. Akhirnya aku membeli sebuah gantungan kunci dan map bergambar Kabuki.
(Makan Tempura)
Pertama kalinya makan Tempura di negeri asalnya langsung pastinya sangat berbeda dengan di Indonesia. Dan ternyata dugaanku benar! Tempura yang bertempat di daerah Ginza ini memang sangat enak dan mewah. Kabarnya sudah banyak tourist yang makan disini termasuk orang Indonesia juga lho! Yang bikin semakin seru adalah disini aku dan Kak Shania berkesempatan untuk bisa melihat cara memasaknya secara langsung. Chef nya juga yang sudah profesional sudah hampir 50 tahun dia memasak tempura jadi rasa keenakan tempuranya gak usah diragukan lagi!
Bahan-bahan yang super segar seperti udang dan ikan dimasak langsung di depan kita.
Tak hanya udang dan ikan saja yang digoreng menggunakan tepung tapi di tempat ini aku juga mencoba asparagus dan wortel yang juga digoreng dengan tepung. Awalnya sedikit ragu gimana rasanya wortel digoreng tapi setelah dicoba ternyata rasanya manis dan lebih terasa seperti snack yang sangat renyah! Untuk asparagusnya ini pertama kalinya aku mencoba asparagus secara utuh biasanya aku makan yang sudah dijadikan sup. Rasanya sama seperti wortelnya hanya saja ada sedikit rasa sayur saat dimakan. Dan terakhir disini aku mencoba tendon yaitu tempura yang ditaruh diatas semangkuk nasi.
Shania:
Tempat nya pas jalan kok keren banget megah gitu penasaran ini apa dari gambarnya aku suka liat sih kaya topeng2 gitu setelah tanya-tanya ternyata itu Kabuki dan ada show theater nya. Kepo dong mau coba nonton eh ternyata tutup… Tapi untung ada storenya bisa jalan2 beli oleh-oleh. Kan kabuki itu kalau souvenir jepang khas banget. Beli deh udah gitu coba cobain banyak makanan juga. Senang sekali.
Tempura
tempatnya mewah banget masaknya ala al hotel mewah gitu. Kokinya udah 50 tahun bikin tempura jadi kaya master tempura gitu. Daging dan tepung nya renyah tapi lembut. Paling kaget waktu makan tempura wortel aku nggak begitu suka wortel. Tapi pas coba ternyata rasanya beda banget mungkin buat yang nggak suka wortel cocok deh nyobain ini.
Disini aku juga makan Ochazuke Tempura. Jadi diatas semangkuk nasi ditaruh tempura terus dituangkan teh ke nasinya sampai jadi agak berkuah. Aku baru pertama kali makan itu dan ternyata enak!
Kabuki-za


Tempura Kondo


Tokyu Plaza Ginza in GINZA By Ve dan Desy

Ve dan Desy mengunjungi Tokyu Plaza Ginza yang baru dibuka Maret tahun 2016. disana mereka belanja di「HANDS EXPO」、dan menyegarkan diri dengan makan ice cream di「HANDELS VAGEN」.
Ve:
Desy dan aku berkesempatan ke Ginza. Ginza terkenal sebagai kawasan perbelanjaan paling ramai dan elite di Tokyo. Ada banyak mall butik restoran café kelas dunia. Ginza berada di jantung kota Tokyo.
Jika kalian kesini jangan lewatkan gedung tertua di Ginza dan juga merupakan simbol dari Ginza yaitu Gedung Ginza Wako. Desain gedungnya megah dan sangat classic gedung ini dibangun pada tahun 1932 meskipun sudah berdiri 80 tahun lebih namun gedung ini masih sangat terawat.
Dari sekian banyak tempat perbelanjaan yang ada di Ginza akhirnya kita memutuskan untuk berbelanja di Tokyu Hands tempat ini memang serba ada seperti Stationery Design tools health & Beauty Kitchen Bath & toiletry cleaning & laundry home décor bags wallets travel rain gear cycling variety goods mobile phone accessories crafts tools & materials.
Tapi sebelum berbelanja Desy dan aku tergoda untuk mencicipi ice cream Handels Vagen tidak hanya menyediakan rasa – rasa basic seperti coklat vanilla strawberry dll mereka juga menyediakan rasa – rasa yang premium atau bisa dibilang jarang ada di tempat – tempat ice cream pada umumnya dan tidak perlu khawatir kalau kamu bingung memilih rasa yang sesuai dengan selera kamu karena kamu bisa meminta sample dari ice cream yang ingin kamu coba sebelum akhirnya memilih rasa mana yang akan kamu beli. kalau ditanya soal rasa tidak diragukan lagi menjadi teman yang sangat menyenangkan saat cuaca cerah atau panas.
Setelah menyantap ice cream akhirnya kita mulai berbelanja di Hands Expo letaknya ada di lantai 7 barang – barang yang ada disini sangatlah lengkap mulai dari yang bergaya tradisional sampai modern yang tentunya masih berbau Jepang. Di Jamin kamu pasti bakal lupa waktu kalau berbelanja disini karena semua barangnya sangatlah menarik.
Di lantai yang sama juga ada café untuk bersantai interior yang comfy menu makanan & minuman yang menarik. Disinilah Desy dan aku beristirahat setelah berbelanja heheh.
Desy:
Aku dan kak Ve sangat beruntung bisa mendapatkan kesempatan untuk datang ke pusat perbelanjaan paling ramai dan tentunya paling elite yang berada di kawasan pusat Tokyo.
Kami bisa menemukan banyak sekali mall dengan brand brand terkenal.
Tentunya tidak hanya itu kami juga bisa menemukan butik pakaian restoran kafe dan sebagainya di sepanjang jalan yang kami lewati.
Kami juga melewati Gedung Ginza Wako. Salah satu gedung tertua di Ginza yang menjual berbagai jam dan perhiasan. Kami berdua tidak sempat mengunjungi apa yang ada di balik gedung ini. Maka dari itu kami tidak melewatkan kesempatan untuk foto dengan gedung tersebut. Ya.. Walaupun hanya dari luar tetap indah bukan?
Dan akhirnya kami pun memusatkan perhatian kami pada satu gedung pusat perbelanjaan bernama Tokyo Hands.
Kami bingung karna banyaknya toko yang menawarkan aneka produk di sini.
Akhirnya kami memutuskan untuk membeli es krim sebagai hal pertama yang akan kami beli di sini.
Di toko es krim ini kami tidak mau mencoba rasa-rasa yang sudah biasa.
Aku coba es krim dengan rasa kelapa di dalamnya.. Hmmm sungguh segar!
Ternyata tidak perlu takut untuk mencoba rasa yang lain. Karena kamu boleh mencoba ‘sample’ dari es krim es krim yang dijual di toko ini.
Di lantai 7 gedung ini kami menemukan sebuah tempat untuk belanja yang unik.
Tempat itu bernama “Hands Expo”.
Sungguh unik karena kami dimanjakan dengan desain toko yang menarik sehingga kami tidak bosan untuk menelusuri setiap sudut di dalamnya.
Hands Expo ini menjual berbagai macam produk yang bernuansakan Jepang.
Jadi sungguh rekomendasi yang tepat untuk para wisatawan asing juga kan?
Setelah kami merasa cukup menelaah setiap sudut dari toko ini di Hands Expo ini juga tersedia sebuah kafe untuk nongkrong dan beristirahat sejenak.
Sungguh menyenangkan!
HANDS EXPO

HANDELS VAGEN


Tokyo Bay Cruise in DAIBA By Shania dan Shani

Pada malam hari kami naik「ZEAL CRUISE」dan menikmati indahnya Tokyo Bay. Di kapal yang keren ini kamu juga disuguhkan makan malam yang mewah.
Shania:
Beruntung banget aku bisa nyobain makan malam di kapal mewah sambil menikmati pemandangan Odaiba di malam hari… Ngelewatin Tokyo Tower dikelilingi gedung gedung mewah cantik pemandangannya ga ngerti lagi deh. Terus kita sempet ngelewatin Rainbow Bridge juga. Konon katanya kalau berdoa di bawahnya bisa terkabul hihihihi amin. Udah gitu makanan dalam kapalnya juga mewah banget. Lengkap sama dessertnya juga. Dan kapten nya dengan senang hati bakal jadi tour guide kamu sambil menikmati pemandangan! Reccomended banget buat dicoba deh
Shani:
Aku dan kak Shania berkesempatan makan di kapal pesiar sambil menikmati pemandangan malam kota Tokyo dari Teluk Tokyo. Walaupun sudah malam tapi lampu-lampu sekitar tetap menghiasi indahnya Je-pang. Saat berkeliling disana aku bisa melihat Tokyo Sky Tree Tokyo Tower dan Rainbow Bridge. Sembari berjalan sang nahkoda bercerita tentang tempat2 sekitar jadi aku makin tau tentang jepang. Setelah melihat keindahan diatas kapal kami turun kebawah buat makan. Makanannya benar2 terlihat sangat me-wah! Menu nya terdiri dari appetizer main course dan pastinya dessert. Rasanya juga tak diragukan lagi sangat enak! di dalam kapalnya juga ada kamar toilet dan dapur. Jadi kapal ini benar-benar seperti rumah mini.
ZEAL CRUISE






Post a Comment
Powered by Blogger.