Header Ads

Cerita Di Balik Konsep PV AKB48 ‘Kibouteki Refrain’ Bagai Mana Dengan JKT48


Cerita Di Balik Konsep PV AKB48 ‘Kibouteki Refrain’

Cerita Di Balik Konsep PV AKB48 ‘Kibouteki Refrain’

Ditulis oleh conanatsuko48 – Bagian Kedua dari Sosok Manusia Bertopeng & Cerita Di Balik Konsep PV AKB48 ‘Kibouteki Refrain’
MV ini dikatakan memiliki konsep yang memperlihatkan peralihan center dari member generasi lama ke generasi penerus sehingga menampilkan member yang pernah menjadi center di single AKB48. MV menampilkan member yang melarikan diri dari sebuah kelompok manusia misterius dengan membawa tas hitam yang berisi dua mikrofon emas. Ini dimulai dengan Takahashi Minami yang memberikan tas untuk Maeda Atsuko yang dijuluki ‘不動のセンター  [The Absolute Center]’. Setelah itu, tas diteruskan ke Matsui Jurina [center single ke-28 ‘UZA‘ dan lainnya], Shimazaki Haruka [center single ke-29 ‘Eien Pressure‘ dan lainnya], Watanabe Mayu [Single ke-30 ‘So Long‘ dan lainnya], Sashihara Rino [center single ke-32 ‘Koisuru Fortune Cookie‘], dan Kojima Haruna [center single ke-33 ‘Heart Ereki!’]. Ketika mereka terpojok oleh sekelompok laki-laki, mantan member Shinoda Mariko[center single ke-24 ‘Ue Kara Mariko‘], Oshima Yuko [center single ke-27 ‘Gingham Check‘ dan lainnya], dan Itano Tomomi [center single ke-31 ‘Sayonara Crawl‘].
Namun timbul pertanyaan dikalanagn fans, Bagaimana dengan sosok Uchida Mayumi?. Ya, Uchida Mayumi juga member AKB48 yang pernah menjadi center di single ‘Chance no Junban‘ setelah memenangkan ‘Janken Taikai‘ di tahun 2011 namun Uchida tidak tampil dalam MV ini. Terlepas dari dirinya yang tidak terpilih sebagai member Senbatsu, sebagian fans beranggapan bahwa Uchida dilupakan olen manajemen bahkan Uchida dianggap belum pantas bersandingan dengan member sekelas Maeda, Oshima maupun member lainnya.
Namun beberapa fans lainnya menganggap hal ini tidak benar. Fans menganalisis bahwa yang ditampilkan adalah member yang ‘benar-benar’ menjadi center dan bukan center dari hasil ‘Janken Taikai’ yang dianggap hanya keberuntungan semata.
Member yang pernah menjadi center ‘sesungguhnya’ dalam MV ini yakni Maeda Atsuko, Matsui Jurina, Shimazaki Haruka, Oshima Yuko, Kojima Haruna, Watanabe Mayu mengenakan pakaian berwarna putih atau abu-abu. Mereka telah beberapa kali menjadi center di single AKB48. Miyawaki Sakura juga mengenakan pakaian putih karena dia dianggap ‘Ace generasi berikutnya’ dan oleh sebab itu pula hanya Miyawaki yang tidak berlari dalam MV ini dan hanya melihat dan menerima mikrofon emas yang dibawa oleh Watanabe Mayu.
Shinoda Mariko  dan Itano Tomomi tampil di MV ini tidak mengenakan pakaian putih karena mereka hanya sekali menjadi center dan tidak benar-benar disebut ace AKB48, namun kehadiran mereka sangat penting di AKB48. Shinoda Mariko yang lebih tua dianggap sosok member pembimbing oleh sebab itu di MV ini Shinoda tidak pernah memegang tas hitam yang berisi mikrofon emas, Shinoda hanya memegang tangan Shimazaki Haruka dan menuntunnya untuk berlari. Itano yang menjadi sosok fashion AKB48 dapat dilihat dari tampilan pakaian yang ia kenakan.
Ada juga ‘cerita’ antara Watanabe Mayu dan Sashihara Rino di MV ini. Ketika Watanabe Mayu menyadari dia memegang tas yang berisi mikrofon emas, Watanabe Mayu tiba-tiba terlihat merasa tidak aman dan khawatir. Sebagaian fans beranggapan cerita ini menggambarkan situasi AKB48 sejak single ‘Gingham Check’. Ketika Watanabe Mayu benar-benar didorong oleh manajemen untuk menjadi ‘Ace’ AKB48, namun saat itu Watanabe Mayu tidak bisa memenuhi harapan tersebut. Sosok Sashihara pun muncul membantu. Seperti drama ‘Sousenkyo’, kemenangan Sashihara di ‘Sousenkyo’ tahun 2013 tidak pernah disangka fans dan tidak sedikit fans membenci hal ini. namun tahun 2014, Watanabe Mayu berhasil memenangkan ‘Sousenkyo’. Hal inipun seperti digambarkan di MV ‘Kibouteki Refrain’, Sashihara yang diberi tas mikrofon emas oleh Watanabe Mayu dikejar dan dikelilingi manusia misterius bertopeng yang terlihat sangat membencinya namun Sashihara berhasil lolos dan mengembalikan tas tersebut ke Watanabe Mayu.
Secara keseluruhan MV ini tidak hanya memperlihatkan perjalanan sosok center dari member ‘Golden Girls‘ ke member generasi berikutnya, namun juga mengajak fans untuk beralih dari member generasi dulu yang telah bekerja keras ke member generasi berikutnya yang akan melanjutkan perjuangan AKB48.
Post a Comment
Powered by Blogger.